21 Februari 2012

B I N G U N G

Yah.. Sudah lebih dari setahun blog ini saya terlantarkan.. ckck.. Kehilangan semangat, lupa, terlalu banyak kesibukan (sok) dan hal-hal lain mengakibatkan blog ini yang awalnya dijadikan sebagai media menunjukkan eksistensi malah diabaikan tak berdaya.. ckck..

Tapi.. mulai hari ini saya kembali bertekad untuk menghidupkan kembali blog ini sekaligus semangat menulis yang telah lama terpendam bersama tenggelamnya matahari di langit barat.. (eaaa)..

Cuma.. Hal yang masih membuat hati ini gundah adalah BINGUNG.. Kebingungan harus mesti memulai semuanya dari mana, bagian mana, tentang apa, dan lain-lain sebagainya.. Memang hal ini sangat membingungkan, selain karena menulis telah menjadi kebiasaan lama yang tek berlanjut, ngeblog pun juga saya tidak memiliki kemampuan yang mapan.. Haha.. So, mari kita memulai semuanya dengan satu kata "BINGUNG"..

Banyak orang-orang yang mengatakan bahwa segalanya bermula dari "mimpi".. Hmm.. Apakah betul setiap memulakan sesuatu harus memulai dengan bermimpi terlebih dahulu..?? Karena bagi saya, satu hal yang menjadi penyakit adalah kalau sudah bermimpi, maka akan sulit untuk bangun.. Dan kalau sudah bangun, maka akan langsung melupakan mimpi barusan.. Hahahaha...

Okelah, mari kita mencoba dengan mengganti kata "mimpi" menjadi "bingung".. Segalanya bermula dari "bingung".. Kebingungan harus memulai dari mana, kebingungan ketika harus mengubah pilihan pertama, berlanjut pada kebingungan ketika mengalami kebuntuan di tengah jalan, dan kebingungan untuk menyikapi hasil yang ada, hingga kebingungan untuk memilih melanjutkan atau memulai sesuatu yang baru lagi.. :D

Ya, kita dapat memulai sesuatu dari kebingungan, dan mengakhirinya dengan kebingungan pula.. Hal ini yang kebanyakan dialami oleh manusia (termasuk saya).. Selalu bingung ketika harus menentukan sesuatu, sering bingung ketika telah berada di pertengahan jalan (termasuk dalam tulisan ini, saya sudah bingung mau melanjutkan apa lagi), kadang-kadang bingung jika telah OB (Otak Buntu), dan biasanya bingung jika telah mendapatkan hasilnya.. Ckck..

Tapi.. Kebingungan juga merupakan anugerah loh, tanpa kebingungan orang-orang hanya akan menjalani sedikit pilihan dalam hidupnya, karena dengan merasa bingung pilihan-pilihan lain akan bermunculan.. Dan semakin banyak pilihan maka semakin berwarnalah hidup seseorang.. :D

Oke kawan.. Demikian tulisan pembuka "comeback" saya kali ini, semoga Anda semua tidak kebingungan membacanya, apalagi sampai bingung dalam menerka-nerka isi otak saya.. Karena saat ini hanya ada dua, "Bingung" dan "Dia".. Hehehehe... :D

30 Oktober 2010

Mungkin Rasanya Seperti Apa

Ingin ku berbagi sesuatu.,
Tapi dengan apa..??

Ingin kugapai langit.,
Tapi bagaimana..??

Ingin ku ucapkan selamat.,
Tapi atas apa..??

Ingin rasanya berteriak.,
Tapi untuk apa..??

Rasanya hanya ini yang kurasa.,
Hmm., mungkin saja....

Ingin kulepas belenggu impian.,
Dimana..??

Lihatlah langit kawan, hari ini ia hitam..??
Mengapa tak selamanya biru...

Tataplah matamu dibalik cermin..
Mengapa tak selamanya cerah..??

Bukankah kita berawal dari serba tidak tahu dan serba tak mengerti..??
Bukankah kita dilahirkan dalam keadaan yang tak kuasa atas diri..??

Ingin kubagi cerita.,
Tapi dengan siapa..??

Mungkin hanya ini yang kurasa.,
Hmm., rasanya memang begitu...........

17 April 2010

Manajemen Sakit Hati

Ketika kalian merasa sakit hati, entah karena persoalan asmara, keluarga, persahabatan, apa yang akan kamu lakukan..?? Putus asa, hilang semangat hidup, atau bunuh diri..?? Naudzubillah... atau mungkin kamu justru berusaha untuk segera melupakannya, hmm.... tapi sudah adakah di antara kalian yang justru me'manage" sakit hati itu menjadi sesuatu yang bermanfaat dan positif..??

Masalah perasaan yang menyangkut hati hanya diketahui oleh kita (yang punya hati) dan Tuhan (yang menciptakan hati), jika seandainya hati itu masih tidak dapat menerima kenyataan, itu karena ego kita yang masih menguasai keinginan kita.......

Yup, rasa sakit hati bukanlah menjadi sebuah alasan bagi kita untuk serba berkecil-kecil, kecil hati atau merasa dunia ini menjadi kecil,. karena sebagai manusia, tentunya kita tidak selamanya dapat memenuhi apa yang kita inginkan, karena yang memegang kuasa hanyalah Tuhan,. jika Tuhan tidak berkehendak untuk mengabulkan keinginan kita, mungkin saja Dia telah mempersiapkan hal lain untuk kita., Ingatlah, sesuatu yang kita jalankan tanpa ada ridha dari Tuhan tidak akan berarti apa-apa., Oleh sebab itu marilah kita semua menjadikan rasa sakit itu menjadi motivasi untuk melakukan hal-hal yang positif, bukan hanya dibawa menyendiri, mengkhayal, apalagi sampai bunuh diri.. huuu..... segera lupakan rasa itu, alihkan perhatianmu kepada hal yang lebih postif, atau bisa saja pengalaman sakit hati itu kita jadikan sebuah inspirasi dan pelajaran bahwa sesungguhnya manusia hanya bisa meminta dan merencanakan, tetapi Tuhanlah yang menentukan......!!! Kalau Anda sendiri telah melakukan apa..???

13 Februari 2010

Menyambut "Malam Kehancuran" Remaja Muslim

Dalam beberapa saat lagi, para remaja, pemuda, dan beberapa (sebagian besar) masyarakat dunia akan bersuka cita memperingati tanggal 14 Februari yang mereka namakan hari valentine atau hari kasih sayang. Termasuk para remaja Indonesia yang beragama Muslim yang kini telah tergila-gila untuk merayakannya bersama orang-orang "terkasih" mereka. namun, apa sebenarnya 14 Februari dan valentine`s day itu, apakah mereka telah tahu..??

Setidaknya, ada dua macam hal yang sangat NEGATIF yang bisa kita lihat dari perayaan hari valentine yang sering dirayakan oleh anak-anak muda itu... mari kita bahas....

1. Sejarah.....

Bicara mengenai sejarah, kita akan membicarakan tentang mengapa tanggal 14 februaru yang dipilih, dan mengapa hari itu dinamakan "valentine"... mengenai sejarah valentine`s day, terdapat banyak versi sejarah,..

Cerita yang paling masyhur ialah mengenai kisah seorang Pendeta Roma yang kukuh untuk menikahkan/mempersatukan cinta sepasang muda-mudi yang ketika itu cinta mereka terlarang oleh gereja, namun karena upayanya itu, sang Pendeta pun dihukum mati pada tanggal 14 februari. dan sejak saat itu orang-orang yang prihatin atas kejadian itu kemudian memperingati hari itu sebagai hari kasih sayang untuk mengenang pendeta tersebut yang (katanya) gigih memperjuangkan kasih sayang antar manusia. Nama Valentine pun diambil dari nama pendeta tersebut (Valentino)

versi lainnya, lebih menekankan bahwa tanggal 14 Februari tersebut dulunya merupakan hari raya kaum paganis (penyembah berhala) Romawi yang kemudian ditransfer oleh seorang kaisar Romawi menjadi hari raya bagi kaum Kristen.... (versi ini setidaknya terdapat tiga cerita yang berbeda)

Kalau kita membuka situs id.wikipedia.org, sebuah situs ensiklopedia online, maka kita akan mendapati sejarah hari valentine sebagai berikut....

Asosiasi pertengahan bulan Februari dengan cinta dan kesuburan sudah ada sejak dahulukala. Menurut tarikh kalender Athena kuno, periode antara pertengahan Januari dengan pertengahan Februari adalah bulan Gamelion, yang dipersembahkan kepada pernikahan suci Dewa Zeus dan Hera.

Di Roma kuno, 15 Februari adalah hari raya Lupercalia, sebuah perayaan Lupercus, dewa kesuburan, yang dilambangkan setengah telanjang dan berpakaian kulit kambing. Sebagai bagian dari ritual penyucian, para pendeta Lupercus meyembahkan korban kambing kepada sang dewa dan kemudian setelah minum anggur, mereka akan lari-lari di jejalanan kota Roma sembari membawa potongan-potongan kulit domba dan menyentuh siapa pun yang mereka jumpai. Terutama wanita-wanita muda akan maju secara sukarela karena percaya bahwa dengan itu mereka akan dikarunia kesuburan dan bisa melahirkan dengan mudah. (http://id.wikipedia.org/wiki/hari_valentine)

Menurut Ensiklopedi Katolik (Catholic Encyclopaedia 1908), nama Valentinus paling tidak bisa merujuk tiga martir atau santo (orang suci) yang berbeda:

* seorang pastur di Roma
* seorang uskup Interamna (modern Terni)
* seorang martir di provinsi Romawi Africa.

Koneksi antara ketiga martir ini dengan hari raya cinta romantis tidak jelas. Bahkan Paus Gelasius I, pada tahun 496, menyatakan bahwa sebenarnya tidak ada yang diketahui mengenai martir-martir ini namun hari 14 Februari ditetapkan sebagai hari raya peringatan santo Valentinus. Ada yang mengatakan bahwa Paus Gelasius I sengaja menetapkan hal ini untuk mengungguli hari raya Lupercalia yang dirayakan pada tanggal 15 Februari.

Sisa-sisa kerangka yang digali dari makam Santo Hyppolytus dia Via Tibertinus dekat Roma, diidentifikasikan sebagai jenazah St. Valentinus. Kemudian ditaruh dalam sebuah peti emas dan dikirim ke gereja Whitefriar Street Carmelite Church di Dublin, Irlandia. Jenazah ini telah diberikan kepada mereka oleh Paus Gregorius XVI pada 1836. Banyak wisatawan sekarang yang berziarah ke gereja ini pada hari Valentine, di mana peti emas diarak-arak dalam sebuah prosesi khusyuk dan dibawa ke sebuah altar tinggi. Pada hari itu sebuah misa khusus diadakan dan dipersembahkan kepada para muda-mudi dan mereka yang sedang menjalin hubungan cinta.

Hari raya ini dihapus dari kalender gerejawi pada tahun 1969 sebagai bagian dari sebuah usaha yang lebih luas untuk menghapus santo-santa yang asal-muasalnya bisa dipertanyakan dan hanya berbasis legenda saja. Namun pesta ini masih dirayakan pada paroki-paroki tertentu.

Valentinius

Guru ilmu Agnostisisme yang berpengaruh Valentinius, adalah seorang calon uskup Roma pada tahun 143. Dalam ajarannya, tempat tidur pelaminan memiliki tempat yang utama dalam versi Cinta Kasih Kristianinya. Penekanannya ini jauh berbeda dengan konsep... dalam agama Kristen yang umum. Stephan A. Hoeller, seorang pakar, menyatakan pendapatnya tentang Valentinius mengenai hal ini: "Selain sakramen permandian, penguatan, ekaristi, imamat dan perminyakan, aliran gnosis Valentinius juga secara prominen menekankan dua sakramen agung dan misterius yang dipanggil "penebusan dosa" (apolytrosis) dan "tempat pelaminan"..." (http://id.wikipedia.org/wiki/hari_valentine)

So, dari berbagai penjelasan di atas dapat kita simpulkan bahwa dilihat dari sejarahnya, tak ada satupun unsur-unsur Islami yang mewarnainya, lagipula, ia tak mempunyai sejarah yang jelas, karena dihiasi dengan berbagai versi..... Olehnya itu, WAHAI PARA REMAJA MUSLIM, MENGAPA kalian ikut-ikutan merayakannya..?? ini tidak lain hanya pengaruh Budaya Barat yang sangat terasa dan langsung melekat di hati para Remaja ini, karena tidak adanya filter budaya yang dapat mencegah..... perlu dicatat pula, dengan merayakannya, berarti kalian telah pula tenggelam dalam perayaan milik kaum penyembah berhala (sesuai dengan beberapa versi sejarahnya) yang tentunya dilarang keras oleh Agama, karen itu merupakan perbuatan SYIRIK (ingat, Syirik itu tak diampuni lho)...

Dan jika ingin merayakan kasih sayang, mengapa harus mengambil dari kisah seorang yang "tidak jelas"..?? bukannya dari kalangan Islam sendiri telah banyak mencontohkan kasih sayang..?? bukankah Muhammad SAW adalah manusia yang telah banyak mencontohkan sikap kasih sayang..?? mengapa kita tidak mengambil darinya......

2. Perayaan

Tidak hanya dari sisi sejarah, hari valentine dapat dianggap sangat berdapmapk negatif, tetapi dari cara perayaannya oleh sebagian besar orang (terutama Remaja) yang sangat menyimpang dari etika-etika yang ada......
"hari kasih sayang merupakan hari dimana kita saling menebar rasa kasih dan sayang kepada orang-orang yang kita kasihi".. itulah salah satu contoh ungkapan yang sering digunakan untuk memperingati valentine`s day, namun, itu hanya sekedar ucapan, karena nyatanya, bukan berkasih-kasihan yang mereka perlihatkan, tetapi telah menjangkau perbuatan bernafsu-nafsuan, yaitu saling melampiaskan hawa nafsunya kepada orang yang mereka kasihi/cintai (lawan jenis tentunya)... bahkan ada beberapa kelompok yang merayakannya dengan berpesta Minum minuman beralkohol, hingga berpesta Seks..... Naudzubillaah.... So, kasih sayang yang dilapisi dengan nafsu birahi inilah yang mereka cari dalam perayaan 14 Februari ini....

Sebagai seorang Muslim dan orang Indonesia yang menganut etika ketimuran, kita dituntut untuk selalu menjaga diri kita dari hal-hal yang merusak dan dapat mengundang kehancuran... dan sebagai remaja, kita merupakan generasi penerus keberlangsungan bangsa ke depan... sehingga, apa yang kita lakukan sekarang, akan memperngaruhi bangsa kita kedepannya... jika sekarang kita sedang berjalan di jalan kehancuran, maka apa yang akan terjadi ke depannya..??

Akhirnya, dengan melihat hal-hal diatas... masih PANTASKAH kita sebagai remaja Muslim menjadikan tanggal 14 Februari sebagai hari yang diperingati sebagai hari kasih sayang...??

orang Makassar bilang, MASIH MAU KO..??

25 Desember 2009

Polemik (tahunan) Ummat Islam seputar Natal

Tidak terasa waktu telah membawa kita kembali pada momen dimana Ummat Islam kembali saling beradu argumen soal kontroversi pengucapan "Selamat Natal" pada ummat Kristiani. khusus di tahun 2009 ini ummat Islam yang sebelumnya bersatu padu dalam suka cita Idul Adha dan tahun Baru 1431 Hijriah, harus kembali terpecah dalam menyikapi "suka cita" ummat Kristiani yang merayakan hari Natal yang didefenisikan sebagai hari lahirnya Sang Kristus, Mesias, Juru Selamat, Anak Allah (Tuhan), serta istilah-istilah lainnya. ada beberapa golongan Ummat yang merasa bahwa pengucapan "selamat" atas perayaan tersebut merupakan suatu tindakan yang wajar, normal, bahkan dianjurkan demi mempererat persaudaraan antar agama, serta dengan alasan dan pemahaman bahwa Jesus itu sama dengan Isa AS yang oleh ummat Islam merupakan seorang Nabi dan Rasul utusan Allah. sehingga memperingati Natal berarti memperingati hari lahir Isa AS. namun tidak sedikit pula beberapa kalangan dari ummat Islam yang sangat melarang dan menentang pendapat golongan pertama tadi dengan alasan kemurnian aqidah yang harus dijaga, serta sebagian lain berpendapat bahwa Jesus bukanlah Isa. melalui catatan ini, kami ingin "mengambil bagian" dalam polemik tersebut.

Jika ingin membahas seputar masalah ini, setidaknya kita akan melihat beberapa sub bahasan masalah yang terkait erat dengan "Selamat Natal" tersebut. yaitu dimulai dari pengertian dan maksud dari Natal itu sendiri, hingga bagaimana sikap panutan Ummat Islam (Muhammad SAW dan para Ulama) terhadap masalah ini.

Apa sebenarnya natal itu..??

untuk pembahasan ini kami akan mencantumkan defenisi Natal menurut sumber yang kami yakini sebagai sumber "Netral",

Natal (dari bahasa Portugis yang berarti "kelahiran") adalah hari raya bagi umat Kristen. Dalam hari ini yang jatuh pada tanggal 25 Desember, kelahiran Yesus Kristus diperingati. Meski para pakar dewasa ini sepakat bahwa Yesus kemungkinan besar sebenarnya tidak lahir pada hari ini, hari kelahirannya tetap dirayakan pada tanggal 25 Desember. Hal ini dibuktikan dengan cerita adanya para gembala yang sedang menggembalakan hewan peliharaan mereka. Pada bulan Desember - Januari, di daerah Timur Tengah, justru mengalami musim dingin, sehingga sangat tidak masuk akal untuk menggembalakan hewan pada waktu-waktu tersebut. (sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/natal)

Lalu masih dalam site yang sama, juga dijelaskan tentang asal-usul natal,

Sudah bisa dipastikan tanggal 25 Desember bukanlah tanggal hari kelahiran Yesus. Pendapat ini diperkuat berdasarkan kenyataan bahwa pada malam tersebut para gembala masih menjaga dombanya dipadang rumput. (Lukas 2:8). Pada bulan Desember tidak mungkin para gembala masih bisa menjaga domba-dombanya di padang rumput sebab musim dingin pada saat tersebut telah tiba jadi sudah tidak ada rumput yang tumbuh lagi.

Dalam tradisi Romawi pra-Kristen, peringatan bagi dewa pertanian Saturnus jatuh pada suatu pekan di bulan Desember dengan puncak peringatannya pada hari titik balik musim dingin (winter solstice) yang jatuh pada tanggal 25 Desember dalam kalender Julian. Peringatan yang disebut Saturnalia tersebut merupakan tradisi sosial utama bagi bangsa Romawi. Agar orang-orang Romawi dapat menganut agama Kristen tanpa meninggalkan tradisi mereka sendiri, Paus Julius I memutuskan pada tahun 350 bahwa kelahiran Yesus diperingati pada tanggal yang sama.

Pendapat lain mengatakan bahwa hari Natal ditetapkan jatuh pada tanggal 25 Desember pada abad ke IV oleh kaisar Kristen pertama Romawi, Konstantin I. Tanggal 25 Desember tersebut dipilih sebagai Natal karena bertepatan dengan kelahiran Dewa Matahari (Natalis Solis Invicti atau Sol Invictus atau Saturnalia) yang disembah oleh bangsa Romawi. Perayaan Saturnalia sendiri dilakukan oleh orang Romawi kuno untuk memohon agar Matahari kembali kepada terangnya yang hangat(Posisi bumi pada bulan Desember menjauh dari matahari, seolah-olah mataharilah yang menjauh dari bumi).

Oleh karena itu, ada dua aliran Kristen yang tidak merayakan tradisi Natal, yaitu aliran Advent dan Saksi-Saksi Yehuwa. Berkenaan Saksi-Saksi Yehuwa, mereka mulai tidak merayakan Natal sejak tahun 1926 ketika mereka mengetahui bahwa Natal mempunyai asal-usul Kafir, menurut buku Saksi-Saksi Yehuwa—Pemberita Kerajaan Allah, 1993, halaman 198-200.

meskipun kapan hari natal jatuh masih menjadi perdebatan, agama Kristen mainstream sepakat untuk menetapkan hari natal jatuh setiap tanggal 25 Desember dalam kalender gregorian ini didasari atas kesadaran bahwa penetapan hari raya liturgis lain seperti paskah dan jumat agung tidak didapat dengan pendekatan tanggal pasti namun hanya berupa penyelenggaraan kembali acara-acara tersebut dalam satu tahun liturgi, dimana yang terpenting bukanlah ketepatan tanggalnya namun essensi atau inti dari setiap peringatan tersebut untuk dapat diwujudkan dari hari ke hari.
(http://id.wikipedia.org/wiki/natal)

Jadi, orang-orang kristiani sendiri (sebagai pelaku utama) perayaan Natal TIDAK mengakui bahwa pada tanggal tersebutlah Jesus dilahirkan. Lalu, bagaimana dengan kelahiran Jesus itu sendiri..?? ada perbedaan pandangan antara Ummat Islam berdasarkan Al-Quran dan Kristiani berdasarkan Bibel dalam hal ini.,

versi Kristen (Bibel)

dalam Bibel, cerita mengenai kelahiran Jesus ini terdapat dalam Injil Matius dam Lukas dengan sedikit perbedaan redaksional. dijelaskan Lukas bahwa Jesus dilahirkan di sebuah kandang domba ketika Maria dan suaminya (Yusuf/Yoseph) dalam perjalanan menuju Bethlehem dari Nazaret untuk mengikuti program sensus yang diadakan oleh Kaisar Agustus. diceritakan pula dalam riwayat-riwayat nasrani bahwa kelahiran Jesus diiringi oleh munculnya bintang yang terlihat sangat besar yang menunjukkan letak/posisi sang juru selamat itu dilahirkan. Namun dalam hal ini, para sejarahwan dan para astronom belum menemukan bukti bahwa pada hari itu nampak dari bumi sebuah bintang yang sangat besar yang belum pernah tampak sebelumnya.

versi Islam (Al-Quran)

dalam Quran, cerita mengenai lahirnya Jesus (selanjutnya disebut Isa AS) terdapa pada Q.S. Marya,:16-40. disini terlihat jelas perbedaan cerita dari aspek redaksional dan aspek kronologi. berikut terjemahannya:

16. Dan ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al Quran, yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur,

17. maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna.

18. Maryam berkata: "Sesungguhnya aku berlindung dari padamu kepada Tuhan Yang Maha pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa."

19. Ia (jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci."

20. Maryam berkata: "Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusiapun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina!"

21. Jibril berkata: "Demikianlah." Tuhanmu berfirman: "Hal itu adalah mudah bagiKu; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan."

22. Maka Maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh.

23. Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, dia berkata: "Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi barang yang tidak berarti, lagi dilupakan."

24. Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah: "Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu.

25. Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu,

26. maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah: "Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusiapun pada hari ini."

27. Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar.

28. Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina",

29. maka Maryam menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata: "Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih di dalam ayunan?"

30. Berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi,

31. dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup;

32. dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka.

33. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali."

34. Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya.

35. Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: "Jadilah", maka jadilah ia.

36. Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahIah Dia oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus.

37. Maka berselisihlah golongan-golongan (yang ada) di antara mereka. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang kafir pada waktu menyaksikan hari yang besar.

38. Alangkah terangnya pendengaran mereka dan alangkah tajamnya penglihatan mereka pada hari mereka datang kepada Kami. Tetapi orang-orang yang zalim pada hari ini (di dunia) berada dalam kesesatan yang nyata.

39. Dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan, (yaitu) ketika segala perkara telah diputus. Dan mereka dalam kelalaian dan mereka tidak (pula) beriman.

40. Sesungguhnya Kami mewarisi bumi dan semua orang-orang yang ada di atasnya, dan hanya kepada Kamilah mereka dikembalikan.

Yah, setelah membaca sekilas penjelasan diatas, maka kita mendapatkan pertanyaan baru, apakah jesus yang diyakini oleh ummat kristiani sebagai Sang Mesias (Juru Selamat) sekaligus sebagai anak Allah (Tuhan Anak) itu sama dengan Isa Al-Masih AS yang diyakini oleh ummat Islam sebagai seorang Nabi dan Rasul utusan Allah SWT (saja)..?? jika sama, tentunya diantara dua versi di atas, ada yang merupakan CERITA PALSU dan ada yang merupakan KISAH ASLI.

dan apakah mengucapkan "Selamat Natal" yang notabene merupakan perayaan untuk memperingati hari lahir Jesus/Isa (tentunya menurut versi pertama) merupakan suatu tindakan yang benar ataukah hanya merupakan tindakan sia-sia bahkan membawa kita pada perbuatan dosa yang merusak aqidah..??

Sebagai makhluk yang dikaruniai akal untuk berilmu ilmu oleh-Nya, tentunya kita telah dapat mengambil keputusan dan sikap yang jelas............... Wallahu A`lam.....

Nuun Walqalami Wamaa Yasthuruun.........

Imamul Abrar ibn Djaiz
Kabid ASBO PD IPM Kota Makassar
Mahasiswa Fak. Ushuluddin & Filsafat
UIN Alauddin Makassar

22 November 2009

Selamat Datang di Dunia Ketidaktahuan

Dunia dimana............................

Ketika para pemuda TIDAK TAHU Ibadah

Ketika para kaya TIDAK TAHU Derma

Ketika para Wanita TIDAK TAHU kodratnya

Ketika para orang tua TIDAK TAHU kematian

Ketika para Pejabat negara TIDAK TAHU malu

Ketika para bayi TIDAK TAHU Bapaknya

Ketika para penegak hukum TIDAK TAHU Keadilan

Ketika para Pelajar TIDAK TAHU Belajar

Ketika para Pemikir TIDAK TAHU Tuhannya

Ketika para Pedagang TIDAK TAHU Adil

Ketika para pengajar TIDAK TAHU mendidik

Ketika ketidaktahuan itu terus dikembangkan

Ketika ketidaktahuan itu berubah menjadi ketidaktahuan lainnya

Ketika ketidaktahuan itu bertambah nyata.....

Ketika itu pula Tuhan Masih tahu untuk berbuat apa....!!!