Ketika malam membuatmu semakin rindu pada keindahan bintang..
Melirikmu merebut tentram..
Mengejekmu yang kusut terlentang..
Merapat dalam-dalam..
Memisahkan segala yang terkenang..
Menuntunmu pada langkah sang malam..
Langkah baru yang mengenang..
Terwujud dalam-dalam..
Bersama dengan yang terbayang, entah ia pun kan membayang..
Padahal bintang itu wujud di tiap langit malam, tapi entah rindu selalu menusuk si jiwa muram..
Menggenggam Pena, Menguraikan Tinta, untuk Mengukir Sejarah.... Mencoba berpuisi hingga jiwa tak lagi mengerti
Tampilkan postingan dengan label sajak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sajak. Tampilkan semua postingan
27 Juli 2013
15 April 2013
TERIAKAN DALAM GELAP
Ku berjalan sambil berusaha meraba dalam kepekatan malam.,
tak berbintang bulanpun enggan.,
hanya ada hitam, hitam, dan hitam..,
Aaarrrrghhh....
Ingin ku teriak sekeras-kerasnya..,
hingga tenggorokanku pu menghitam.,
agar semua orang tahu, semua orang mendengar.,
bahwa hari ini, esok, dan entah sampai kapan.,
duniaku masih hitam.,
Namun ku tetap menunggu datangnya sang cahaya.,
dengan wajahnya yang tak pernah suram.,
yang mampu hilangkan bayang-bayang buram.,
Ku tak tahu apakah ia akan segera datang.,
yang ku tahu hanyalah, dia pasti datang, dan aku tetap menunggunya.,
hingga ia tampak, atau aku pun akan semakin hilang.,
ditelan hitamnya malam...
tak berbintang bulanpun enggan.,
hanya ada hitam, hitam, dan hitam..,
Aaarrrrghhh....
Ingin ku teriak sekeras-kerasnya..,
hingga tenggorokanku pu menghitam.,
agar semua orang tahu, semua orang mendengar.,
bahwa hari ini, esok, dan entah sampai kapan.,
duniaku masih hitam.,
Namun ku tetap menunggu datangnya sang cahaya.,
dengan wajahnya yang tak pernah suram.,
yang mampu hilangkan bayang-bayang buram.,
Ku tak tahu apakah ia akan segera datang.,
yang ku tahu hanyalah, dia pasti datang, dan aku tetap menunggunya.,
hingga ia tampak, atau aku pun akan semakin hilang.,
ditelan hitamnya malam...
Langganan:
Postingan (Atom)